Monday, March 30, 2015

Sudah Miliki Nokia, Microsoft Tetap Gandeng HTC?

KOMPAS.com -Microsoft mengirim sinyal bahwa perusahaan yang bermarkas di Redmond, Washington itu akan bekerjasama dengan vendor Taiwan, HTC dalam membuat smartphone Windows Phone.

Berbicara di ajang Computex 2014 di Taipei, Taiwan (4/6/2014), Vice President Microsoft of OEM Partner, Nick Parker mengatakan, "Saya ingin mengatakan banyak hal tentang itu (kerja sama dengan HTC) seandainya saya bisa," ujar Parker.

"Namun yang jelas, Microsoft akan tetap melanjutkan kerja sama yang hebat dengan HTC, Akan ada hal baru yang muncul, tunggu saja," terangnya menanggapi pertanyaan seputar kerja sama manufaktur tersebut.

Selama ini, banyak yang menganggap kerja sama antara Microsoft dengan HTC mustahil terwujud, sebab Microsoft sudah mengakuisisi unit perangkat dan layanan Nokia.
Sebelumnya, beredar rumor bahwa HTC akan membuat smartphone Windows Phone. Rumor ini pertama kali dibocorkan oleh akun Twitter @evleaks.

Smartphone Windows Phone yang dikembangkan HTC disebut-sebut menjadi versi Wiindows dari HTC M8, dengan nama HTC W8.

Namun dikutip dari Cnet (4/6/2014), belakangan diketahui bahwa perangkat yang semula diduga sebagai HTC W8 tersebut ternyata hanya varian mid-range dari smartphone Windows yang diberi nama sandi HTC A9.

Namun apa yang dikatakan Parker memiliki makna yang masih luas. Belum pasti bentuk kerja sama apa yang akan dilakukan kedua perusahaan tersebut.
Read More

Friday, March 27, 2015

Pendiri Facebook Sumbang Rp 1,4 Triliun ke Sekolah

KOMPAS.com - Pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg, bersama istrinya, Priscilla Chan, menyumbangkan dana 120 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,4 triliun untuk sekolah-sekolah di sekitar teluk San Francisco, California, Amerika Serikat.

Dana tersebut akan diberikan secara bertahap dalam lima tahun mendatang. Pada tahap pertama, akan dikeluarkan dana 5 juta dollar AS untuk sekolah di distrik Ravenswood dan Redwood City. Tahap ini fokus pada pelatihan kelas teknologi bagi siswa kelas delapan dan sembilan.

Zuckerberg dan Chan mengaku telah berkomunikasi dengan pengelola sekolah dan pemimpin setempat, untuk menentukan kebutuhan mendesak macam apa yang dibutuhkan sebuah sekolah.

"Pendidikan sangat mahal, dan ini adalah setetas air dalam sebuah ember. Apa yang kita coba lakukan adalah mempercepat perubahan dengan menjelajahi dan mempromosikan pengembangan intervensi baru dan model baru," ujar Chan seperti dikutip dari The Wall Street Journal.

Zuckerberg mengakui bahwa ia dan para pemimpin setempat bisa melakukan pekerjaan yang lebih baik melibatkan masyarakat dan meminta ide-ide tentang bagaimana harus menggunakan dana tersebut dengan efektif.

Empat tahun lalu, Zuckerberg juga sempat menyumbangkan 100 juta dollar AS untuk sekolah umum di Newark, New Jersey.

Salah satu hasil positif dari program itu adalah, memberikan bonus gaji berbasis kinerja kepada guru terbaik di distrik. Hal ini dilakukan Zuckerberg untuk lebih menghargai jasa guru karena memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik murid.
Read More

Saturday, March 21, 2015

Google Siapkan Tablet Perekam Gambar 3D

KOMPAS.com - Google dilaporkan sedang mengembangkan sebuah tablet berukuran 7 inci yang dapat menangkap gambar tiga dimensi (3D). Sumber yang dekat dengan rencana itu mengatakan kepada The Wall Street Journal, purwarupa tablet ini akan diproduksi sebanyak 4.000 unit mulai bulan depan.

Tablet ini merupakan hasil pengembangan divisi Advanced Technology dan divisi yang mengembangkan Project Tango di Google.

Agar dapat merekam gambar 3D, tablet ini akan menggunakan dua kamera di bagian belakang dengan peranti lunak canggih. Salah satu kamera itu berfungsi untuk menangkap kedalaman gambar.

Divisi Project Tango di Google selama ini mengembangkan perangkat Android yang dapat merekam gambar 3D. Sejak awal 2014, Google telah membuat purwarupa ponsel pintar Android yang dapat merekam gambar 3D.

Selain Google, perusahaan e-commerce Amazon juga dilaporkan sedang membuat perangkat yang dapat merekam gambar 3D. Hal ini dimungkinkan berkat pembekalan prosesor yang canggih pada perangkat tersebut.
Read More

Friday, March 20, 2015

Google Rekrut Ahli Fesyen, Untuk Apa?

KOMPAS.com - Dalam mengembangkan kacamata pintar Google Glass, Google tidak hanya fokus pada urusan teknis semata. Perusahaan juga memerhatikan urusan desain, karena itu lah mereka merekrut seorang ahli fesyen untuk mengembangkan Google Glass.

Google baru saja merekrut Ivy Ross, seorang yang terkenal ahli dalam hal fesyen dan pemasaran. Ia efektif bekerja dalam tim Google Glass pada 19 Mei 2014. Sebelumnya, ia sempat bekerja untuk Calvin Klein, Swatch, Gap, Coatch, dan lainnya.

Kali ini Ross ditugaskan mengubah persepsi publik tentang Google Glass, bahwa produk itu merupakan barang modis dan bukan hanya ditujukan kepada pengembang dan penggemar teknologi saja.

Google belakangan ini sering memasarkan kacamata pintarnya dalam industri fesyen. September 2013 lalu, Google Glass ditulis sebanyak 12 halaman oleh majalah fesyen Vogue. Google juga bekerjasama dengan New York Fashion Week agar Google Glass bisa dipakai oleh para model. 

Tak berhenti sampai di situ, Google juga mempromosikan Google Glass lewat liga bola basket NBA dengan merangkul sejumlah pemain dan klub.
Read More

Stok BlackBerry Z3 "Edisi Jakarta" Hanya Sedikit

JAKARTA, KOMPAS.com - BlackBerry telah meluncurkan ponsel pintar terbarunya, BlackBerry Z3, untuk pasar Indonesia pada Selasa (13/4/2014). Perusahaan juga menyediakan BlackBerry Z3 versi khusus "Edisi Jakarta", namun hanya dalam jumlah sangat terbatas.

BlackBerry hanya menyediakan 25 ribu unit BlackBerry Edisi Jakarta. Distribusi perangkat ini diprioritaskan untuk pasar Indonesia.

Dari segi desain dan spesifikasi, produk edisi terbatas itu sama persis dengan BlackBerry Z3 edisi standar. Hanya saja, ada teks berbunyi "Jakarta" di bagian panel belakangnya.

CEO BlackBerry John Chen, belum memastikan apakah perusahaan akan menambah jumlah stok BlackBerry Z3 Edisi Jakarta. "Kami belum punya rencana untuk memproduksi lagi," katanya.

BlackBerry Z3 merupakan ponsel pertama BlackBerry yang dirakit oleh pemanufaktur Foxconn, setelah pada 2013 lalu keduanya mengumumkan kemitraan untuk lima tahun ke depan.

Perusahaan optimis BlackBerry Z3 akan meraih sukses di Indonesia. Karena, menurut Managing Director BlackBerry Indonesia, Maspiyono Handoyo, produk tersebut disesuaikan oleh perilaku orang Indonesia yang gemar berinteraksi di media sosial.

"BlackBerry Z3 terinspirasi oleh Jakarta. Kami juga memasang harga terjangkau untuk produk ini, juga daya tahan baterai yang panjang," ujar Maspiyono.

Ponsel yang dihargai Rp 2,2 juta ini hadir dengan desain layar sentuh penuh berukuran 5 inci. Layar tersebut mendukung resolusi qHD (960 x 540 piksel). Perangkat ini berjalan dengan sistem operasi BlackBerry 10.2.1 yang memungkinkan pengguna memasang aplikasi Android berformat .APK.

Dapur pacunya ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 400 1,2 GHz dual-core Cortex-A7, RAM 1,5 GB, serta memori internal berkapasitas 8 GB yang dapat diperluas dengan memori eksternal MicroSD.

Di bagian belakangnya terdapat kamera 5 megapiksel. Sementara itu, di bagian depan terdapat kamera 1,1 megapiksel. BlackBerry juga membenamkan fitur radio FM di ponsel ini.
Read More

Thursday, March 19, 2015

Kaspersky Protes Antivirus Disebut Sudah Tamat

KOMPAS.com - Minggu ini, seorang eksekutif Symantec, pembuat aplikasi keamanan Norton, mengeluarkan pernyataan mengejutkan dengan mengatakan bahwa kiprah software antivirus sudah "tamat". Antivirus dipandang sudah tak bisa lagi menghasilkan uang ataupun melindungi komputer di era perangkat serba terkoneksi seperti sekarang.

Rupanya tak semua pakar keamanan sependapat. Eugene Kaspersky dari firma sekuriti Kaspersky mengatakan bahwa antivirus "masih hidup dan baik-baik saja".

"Kami tidak berpikir mengenai antivirus sebagai alat untuk mendulang uang," kata Kaspersky sebagaimana dikutip oleh The Inquirer. "Saya sebelumnya telah berkali-kali mendengar bahwa antivirus sudah tamat, namun pada kenyataannya masih tetap eksis hingga saat ini."

Kendati demikian, dia setuju dengan pernyataan Symantec bahwa metode pemindaian virus single layer ala antivirus konvensional tak lagi memberikan perlindungan yang memadai.

Norton sebelumnya memang menjelaskan bahwa hacker kini bisa menyerang dari mana saja, tak melulu lewat virus yang disisipkan di dalam hard drive komputer. Karena itu, metode proteksi dengan cara scanning file sudah kuno dan hanya bisa menangkal 45 persen dari semua kemungkinan serangan yang dapat terjadi.

Soal ini, Kaspersky melanjutkan bahwa proteksi modern adalah gabungan dari berbagai metode pengamanan, mencakup heuristics, sandboxing, perlindungan cloud, dan banyak lagi.

Nah, menurut dia lagi, pendeteksian ancaman berbasis signature (antivirus) yang sudah "teruji waktu" selayaknya dipandang sebagai bagian dari keseluruhan sistem proteksi.
Sumber: The Inquirer
Editor: Reza Wahyudi
Read More

LG dan Lenovo Kuntit Dua Raja Ponsel Dunia

KOMPAS.com -- Walau pasar smartphone global masih didominasi oleh produk-produk Apple dan Samsung, tetapi tahun ini pabrikan LG dan Lenovo diprediksi bisa menjadi "kuda hitam". Kedua vendor dari Korea dan Tiongkok itu disebut bakal memiliki perkembangan yang pesat tahun ini.

LG telah merilis data pengiriman perangkat smartphone-nya, data tersebut menunjukkan bahwa hingga kuartal 1-2014, LG telah berhasil menjual 12,3 juta perangkat. Angka tersebut naik 19 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara Lenovo, penjualan perangkatnya juga naik dari 8,4 juta pada kuartal pertama tahun 2013 menjadi 13,3 juta perangkat pada periode yang sama tahun ini. Bahkan, pangsa pasar Lenovo sudah menempel Huawei.

Dua vendor tersebut kini sama-sama berada di posisi ketiga, di belakang Apple dan Samsung dalam peta global.

Pada tahun 2014 ini, LG dan Lenovo telah menyiapkan perangkat smartphone Android masing-masing yang diprediksi akan sukses di pasaran. LG memiliki G3 yang dari segi spesifikasi digadang-gadang sebagai pembunuh Galaxy S5. G3 juga akan bersaing dengan Xperia Z2 dan HTC One M8.

Neil Mawston, analis dari Strategy Analytic, mengatakan kepada Digital Trends, "Agar sukses, vendor membutuhkan model smartphone global killer yang memiliki kesuksesan yang sama dengan iPhone atau lini Galaxy Samsung." Harapan LG saat ini berada pada G3.
Selain itu, Mawston juga memprediksi, setidaknya pada tahun 2014 ini ada sekitar enam vendor yang berpeluang menjadi pemain besar, termasuk Sony dan vendor Tiongkok, Xiaomi.

Adapun Apple dan Samsung dilaporkan oleh lembaga riset Strategy Analytic mengalami penurunan dalam hal pangsa pasar. Samsung untuk kali pertama semenjak 2009 pangsa pasarnya turun, dari 32,4 persen tahun lalu menjadi 31,2 persen tahun ini.

Pangsa pasar Apple turun dari 17,5 persen tahun lalu menjadi 15,3 persen pada awal tahun ini. Meski demikian, jumlah perangkat yang dikapalkan kedua perusahaan tersebut mengalami peningkatan.
Read More